Kecewa Timsel KPU, PPK se-Blitar ramai-ramai mengundurkan diri

Merdeka.com – Pelaksanaan Pemilu Presiden (Pilpres) yang tinggal beberapa hari lagi, Panitia Pemilih Kecamatan (PPK) di Kabupaten Blitar mengancam bersama sama mundur dari jabatannya. Reaksi keras tersebut sebagai sikap penolakan hasil seleksi calon anggota Komisioner KPU Kabupaten Blitar 2014-2019.

“Kami menolak hasil tim seleksi. Jika dipaksakan, kami akan mundur,” ancam Ketua PPK Kademangan Nur Muchlisin, Sabtu (31/05).

Ungkapan senada juga disampaikan PPK Sanankulon, PPK Panggungrejo, PPK Gandusari, PPK Nglegok dan PPK Udanawu juga berada dalam satu barisan dengan PPK Kademangan. Massa yang berjumlah ratusan orang itu mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Blitar Peduli Penyelenggara Pemilu Bersih (AMPPIBI).

Aksi pra PPK ini dengan mendatangi Kantor Tim seleksi KPU Kabupaten Blitar. Mereka sudah tegas menyatakan tidak sudi bekerjasama dengan komisioner hasil rekayasa. Mereka menilai tim seleksi telah melakukan proses rekrutmen yang tidak sesuai prosedur ketentuan.

Menurut mereka dari 55 orang yang diuji ulang untuk pengambilan 17 nama, tim seleksi masih melibatkan peserta yang tercatat sebagai anggota partai politik. Kemudian juga ada peserta yang tidak menyerahkan surat keterangan bebas pidana.

Puncaknya, tim seleksi meloloskan 17 nama calon Komisioner Kamis (29/5) hanya berdasarkan hasil ujian kesehatan jiwa. Tim seleksi dicurigai telah bersekongkol dengan tim psikiater RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Blitar, guna meloloskan calon komisioner pesanan kelompok tertentu.

“Masyarakat sudah muak dengan segala bentuk kecurangan dan pembodohan tim seleksi,” sahut Muchlisin.

Mengingat rentang waktu yang semakin dekat, mundurnya PPK secara massif tidak tertutup kemungkinan akan berdampak pada penyelenggaraan pemilihan umum Presiden di Kabupaten Blitar.

Menurut Muchlisin, tuntutan massa hanya satu, Tim seleksi KPU Kabupaten Blitar harus dibubarkan. KPU Pusat diminta untuk melakukan pengawasan langsung terhadap proses supervisi yang dilakukan KPU Provinsi Jawa Timur.

Sebab, terbukti hukuman yang dijatuhkan KPU Jawa Timur kepada Tim Seleksi KPU Kabupaten Blitar justru tidak membuat lebih baik. Dalam proses seleksi ulang tim seleksi masih melakukan beragam kecurangan.

“Intinya jika terjadi ketersendatan penyelenggaraan Pemilu Presiden di Kabupaten Blitar, itu disebabkan kecurangan yang dilakukan tim seleksi,” tegas Muchlisin.

Seperti diketahui, massa telah bertemu dengan tim seleksi. Sabtu (31/5) ini, mereka tengah melakukan ujian wawancara untuk mengambil 10 nama dari 17 nama yang ada.

Sebelumnya, Ketua Tim seleksi KPU Kabupaten Blitar Zaenal Arifin membenarkan bila hasil ujian kesehatan jiwa menjadi dasar penentuan 17 besar. “Rekomendasi psikiaternya seperti itu. Kita hanya mengikuti saja,” ujarnya.

Zaenal mengaku telah melaksanakan proses sesuai prosedur yang benar. “Tidak ada kepentingan politik. Tidak ada titipan. Kami normatif saja mengikuti prosedur yang berlaku,” ungkapnya.

[tyo]
 

Tentang kalifasociety

KALIFA Society Adalah komunitas yang mewadahi individu dan kiprah alumni PMII di Blitar untuk mengembangkan diri, komunitas dan masyarakat. BENTUK ORGANISASI Model Organisasi Komunitas yang Berbadan Hukum Perkumpulan.VISI KALIFA Society: Menjadi komunitas kritis-partisipatif untuk mewujudkan masyarakat yang mutamaddin. MISI KALIFA Society: Melakukan kajian, penelitian, penerbitan, pendidikan, pelatihan, advokasi serta kegiatan lainnya dengan mengedepankan berfikir kritis, bertindak partisipatif untuk mewujudkan komunitas dan masyarakat yang berdaya, beradab, mandiri dan berdaulat. BENTUK ORGANISASI: Model Organisasi Komunitas yang Berbadan Hukum Perkumpulan. Untuk mewujudkan VISI dan melaksanakan MISI, KALIFA akan menjalin hubungan kemitraan dengan pihak manapun, berdasar prinsip kesetaraan dan saling membawa kemanfaatan. AKTIVITAS DAN RUANG LINGKUP: Kajian, Penelitian, Pendidikan Pelatihan, Penerbitan dan Usaha Ekonomi yang didedikasikan pada upaya pengembangan komunitas dan masyarakat, khususnya di Bidang Capacity Building, Pendidikan, Kesehatan, Lingkungan Hidup, Kebijakan Publik dan Ekonomi Kerakyatan. ORIENTASI KALIFA: Segala aktivitas KALIFA diupayakan dapat memberikan kontribusi positif bagi adanya perubahan yang lebih baik pada tingkat individu anggota, komunitas dan masyarakat.
Pos ini dipublikasikan di History dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s