ASWAJA, prioritas kaderisasi PMII

Bukan tidak mungkin NU suatu saat nanti hanya tinggal wadah belaka, karena idiologi yang menjadi ruh dari organisasi, tidak menjadi perhatian khusus oleh kita sebagai pelestari faham islam Ahlussunah Waljamah ala_NU.
Demikianlah setidaknya ungkapan lugas, dari Bapak Nurhadi Ridwan dalam acara silaturrahmi PC PMII & IKA PMII Blitar pada minggu pagi 03 April 2011 kemarin.
Ungkapan yang lebih mirip kehawatiran tersebut, setidaknya dilatarbelakangi oleh fenomena bahwa; idiologi NU telah digerogoti dari luar dan juga dari dalam, dari luar misalnya ahir-ahir ini banyak sekali pemikiran islam kekinian yang bertabrakan dengan faham islam ahlussunnah wal jama’ah ala ‘NU’. Sedangkan dari dalam sendiri IDIOLOGI NU belum difahami secara tuntas oleh warga NU dan BANOM NU itu sendiri.
Silaturrahmi rutin yang dilakukan satu bulan satu kali tersebut, bertempat di rumah bapak Istamar Muhadi srengat. Setidaknya ada sekitar 50 an orang peserta yang terdiri dari pengurus IKA PMII dan PC PMII Blitar.
Tampak juga dalam forum tersebut beberapa senior PMII diblitar, seperti halnya; Drs.Rahmad Khudlori atau ketua IKA PMII Blitar, Drs. Saiful Ma’arif wakil ketua DPRD Kota blitar, Drs. Nurhadi Ridwan Wakil ketua PC NU Blitar, Hakam Sholahudin pimpinan redksi Radar Blitar, Aminudin Fahruda KPUD Blitar dan masih banyak lagi yang lain.
Selain istighosah yang menjadi acara inti, ada beberapa hal sempat dibahas di acara tersebut; pertama, pembahasan tentang rencana pembelian rumah untuk secretariat permanen. Kedua, Masukan beberapa alumni PMII yang dimaksudkan untuk refleksi pra konfercab ke-X PMII Blitar.
Dalam hal rencana pembangunan secretariat permanen, forum telah menyapakati bahwa beberapa hari terahir ini akan dibentuk panitia kecil untuk menggalang pernyataan komitmen dari seluruh alumni PMII di Blitar raya, “kita akan bentuk tim kecil dulu dalam rangka konsolidasi komitmen sahabat-sahabat alumni”, Tutur Rahmad Khudlori yang juga ditunjuk forum untuk menjadi ketua tim.
Pembelian Sekretarit permanen yang dimaksudkan untuk menjadi kantor IKA PMII dan PC PMII Blitar, ditargetkan pada bulan mei 2011 sudah bisa ditempati. Rumah yang akan di beli tersebut adalah milik bapak istamar muhadi yang berlokasi di Jl. Nias kota blitar
Sedangkan dalam hal menanggapi konfercab PMII Blitar pada tanggal 10-11 april 2011, ada beberapa masukkan yang disampaikan oleh beberapa alumni PMII di forum tersebut, misalkan yang pertama; mempertegas kembali pola hubungan antara NU dan PMII, “interdependensi PMII-NU harus diperjelas dalam pemaknaanya” tutur Nurhadi Ridwan atas nama Mabincab PMII Blitar.
Yang kedua; PMII harus menjadikan materi ASWAJA sebagi prioritas, “dipelatian formal maupun non formal, PMII mestinya menjadikan materi Aswaja sebagai materi wajib” tutur Rohmad Khudlori senior PMII Blitar yang sehari-harinya sibuk mengasuh pondok pesantren Tarbiyatussolihiin Kuningan.
Dalam kesempatan tersebut, Bapak Rahmad juga menghimbau kepada komunitas “Kalifa Society” selaku sayap intelektualnya IKA PMII Blitar, untuk turut berkomitmen mendampingi proses kaderisasi di internal PMII Blitar. Yang mana menurut beliau, selain beberapa dekade terahir ada penurunan kualitas out put kaderisasi PMII, juga tantangan kaderisasi kedepan lebih pelik.
Blitar//Mata_Hati//Putut//04/04/11

Tentang kalifasociety

KALIFA Society Adalah komunitas yang mewadahi individu dan kiprah alumni PMII di Blitar untuk mengembangkan diri, komunitas dan masyarakat. BENTUK ORGANISASI Model Organisasi Komunitas yang Berbadan Hukum Perkumpulan.VISI KALIFA Society: Menjadi komunitas kritis-partisipatif untuk mewujudkan masyarakat yang mutamaddin. MISI KALIFA Society: Melakukan kajian, penelitian, penerbitan, pendidikan, pelatihan, advokasi serta kegiatan lainnya dengan mengedepankan berfikir kritis, bertindak partisipatif untuk mewujudkan komunitas dan masyarakat yang berdaya, beradab, mandiri dan berdaulat. BENTUK ORGANISASI: Model Organisasi Komunitas yang Berbadan Hukum Perkumpulan. Untuk mewujudkan VISI dan melaksanakan MISI, KALIFA akan menjalin hubungan kemitraan dengan pihak manapun, berdasar prinsip kesetaraan dan saling membawa kemanfaatan. AKTIVITAS DAN RUANG LINGKUP: Kajian, Penelitian, Pendidikan Pelatihan, Penerbitan dan Usaha Ekonomi yang didedikasikan pada upaya pengembangan komunitas dan masyarakat, khususnya di Bidang Capacity Building, Pendidikan, Kesehatan, Lingkungan Hidup, Kebijakan Publik dan Ekonomi Kerakyatan. ORIENTASI KALIFA: Segala aktivitas KALIFA diupayakan dapat memberikan kontribusi positif bagi adanya perubahan yang lebih baik pada tingkat individu anggota, komunitas dan masyarakat.
Pos ini dipublikasikan di Berita. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s