TEHNIK PEMBUATAN MAKALAH

Putut Dairobi

A. Pengertian Makalah
Dalam kamus Besar Bahasa Indonesia, makalah adalah karya tulis pelajar atau mahasiswa yang berisi laporan hasil tugas-tugas yang dibebankan; tulisan ilmiah yang disajikan dalam sidang atau diskusi. Artinya, makalah merupakan karya tulis ilmiah yang disusun secara sistematis dan menggunakan bahasa yang baku sesuai dengan bidang ilmu tertentu baik berupa kajian pustaka maupun hasil kegiatan lapangan.
Makalah bisa di katakan lebih sederhana dibandingkan dengan karya tulis ilmiah lain seperti skripsi, tesis, dan disertasi. Walaupun lebih sederhana, makalah bersifat sistematis dalam penyusunannya dikarenakan makalah adalah juga salah satu jenis karya tulis ilmiah yang membahas tentang suatu tema tertentu yang tercakup dalam ruang lingkup dari tujuan dibuatnya makalah tersebut.
B. Sistematika Penyusunan Makalah
Secara garis besar, bagian-bagian yang ada di dalam makalah terdiri dari tiga bagian pokok. Yakni;
a. Pendahuluan, memuat tentang persoalan yang akan dibahas antara lain meliputi latar belakang masalah, fokus dan rumusan masalah, prosedur pemecahan masalah dan sistematika uraiannya.
b. Isi, yakni bagian yang memuat tentang kemampuan penulis dalam mendemonstrasikan kemampuannya untuk menjawab persoalan atau masalah yang dibahasnya. Pada bagian isi boleh terdiri dari lebih satu bagian sesuai dengan permasalahan yang dikaji.
c. Kesimpulan, yakni bagian yang memuat pemaknaan dari penulis terhadap diskusi atau pembahasan masalah berdasarkan kriteria dan sumber-sumber literatur atau data lapangan. Kesimpulan ini mengacu kepada hasil pembahasan permasalahan dan bukan merupakan ringkasan dari isi makalah.

Dan sedangkan sistematika penyusunan makalah yang sistematis seperti halnya penyusunan tugas pembuatan makalah dalam dunia mahasiswa adalah sebagaimana berikut;

1) Lembar Judul
Lembar judul secara umum adalah mencantumkan judul makalah, penjelasan yang menerangkan tujuan tugas dibuatnya makalah, nama pengarang atau penyusun, kelengkapan identitas (nomor induk, kelas, atau nomor absen), nama unit studi dan nama lembaga (jurusan, fakultas, universitas, atau sekolah), nama kota dan tahun penulisan.
Sedangkan yang perlu diperhatikan dalam menyusun judul makalah adalah judul harus menggambarkan keseluruhan isi majalah, sehingga pembaca mempunyai asumsi mengenai permasalahan yang dilaporkan atau yang akan dibahas, dan pengetikan judul menggunakan huruf kapital.
2) Lembar Pengesahan
Lembar pengesahan biasanya berisi judul makalah, nama mahasiswa / penulis makalah dan nama dosen pembimbing/yang mengesahkan
3) Kata Pengantar
Kata pengantar adalah bagian karangan yang berisi penjelasan latar belakang mengenai penulisan tema dari penulisan makalah tersebut. Kata pengantar bersifat formal dan ilmiah. Maka, kata pengantar harus ditulis dengan bahasa Indonesia yang baku, baik, dan benar.
4) Daftar Isi
Daftar isi adalah bagian pelengkap pendahuluan yang berisi informasi halaman karangan ilmiah secara lengkap. Daftar isi berfungsi untuk merujuk nomor halaman judul bab, subbab, dan unsur lainnya
5) Daftar Gambar
(jika ada)
6) Daftar Tabel
(jika ada)
7) Batang Tubuh Makalah , terdiri dari :
a) Pendahuluan
Pendahuluan berisi pengantar ke permasalahan pokok yang memberikan gambaran tentang batasan dan tujuan penulisan.
Isi pendahuluan biasanya mencakup + 15 % dari isi makalah, Bab ini dibagi dalam 3 Sub Bab sebagai berikut :
(1) Latar Belakang
Memberikan penjelasan tentang manfaat/ pentingnya timbulnya Judul/ Topik untuk dibahas.
(2) Ruang Lingkup
Memberikan penjelasan tentang ruang lingkup permasalahan yang rnenjadi batasan pembahasan.
(3) Maksud dan Tujuan Penulisan
Memberikan penjelasan tentang maksud penulisan makalah dan tujuan berisi tentang hal yang diinginkan pada penulisan makalah, sesuai dengan konteks permasalahan yang akan dibahas.
b) Pembahasan ( ditulis topiknya )
Pembahasan adalah merupakan isi atau inti dari makalah, berupa uraian rinci yang relevan dengan ruang lingkup pembahasan makalah, Isi pembahasan ini adalah + 75% dari makalah, dengan pembagian meliputi:
(1) Uraian yang membahas pemecahan masalah sesuai dengan lsi topik.
(2) Dalam menguraikan pembahasan ini dapat menggunakan bahan referensi yang resmi.
(3) Bila mungkin dapat memuat faktor-faktor penentu (faktor pendukung dan f aktor penghambat).
(4) Pada dasarnya uraian tersebut adalah untuk menjawab permasalahan dengan alternatif pemecahan masalah.
c) Penutup
Pada bab yang terakhir ini berisi tentang kesimpulan dan saran yang pada dasarnya merupakan penegasan inti makalah yang dirumuskan dengan jelas, singkat, dan tegas. Isi penutup ini adalah + 10% dari makalah.
(1) Kesimpulan
Berisi jawaban dan permasalahan dalam bentuk resume atau ikhtisar dari permasalahan.
(2) Saran
Saran yang dimaksud di sini, merupakan usul atau pendapat dari penulis yang mengacu pada materi pembahasan.
d) Daftar Pustaka
Makalah adalah merupakan salah satu karya ilmiah yang mempunyai kesamaan dengan jenis karya ilmiah lainnyan, sehingga untuk memenuhi syarat ilmiah salah satunya adalah harus mempunyai beberapa rujukan pustaka yang bisa dipertanggung jawabkan. Daftar pustaka disini adalah merupakan acuan dalam penulisan makalah baik dari buku, surat kabar, internet, dan sumber tertulis lainnya.
e) Lampiran-lampiran
Lampiran-lampiran dalam penyusunan makalah adalah berupa keterangan pelengkap dari makalah, seperti missal; Daftar pustaka, gambar-gambar serta tabel pendukung dan curiculum vitae penulis.

C. Tehnik Mengambil Kutipan Dalam Makalah

Dalam penulisan makalah, kutipan adalah berfungsi sebagai pendukung sekaligus sumber referensi dari penulisan dalam pembahasan inti makalah. Dan dilihat dari jenisnya, maka kutipan terbagi terbagi menjadi dua;
1) Kutipan Tidak Langsung
adalah kutipan dengan mengambil pendapat / uraian dari buku / sumber lain yang penyajiannya dengan bahasan sendiri.
Contoh :
Sehingga ada 3 kategori pembagian barang dan jasa menurut hubungannya yaitu barang komplementer, barang subtitusi, dan barang bebas.
2) Kutipan Langsung
Yang dimaksud kutipan langsung adalah kutipan dari buku atau tulisan yang harus sama dengan aslinya baik dengan susunan kata-katanya maupun tanda bacanya. Kutipan yang panjangnya 5 (lima) baris atau lebih, diketik ber spasi 1 (satu) dengan mengosongkan lima ketik dari garis batas / margin sebelah kiri dengan tidak diberi tanda kutip.
Contoh :
Menurut Sunarto, dalam bukunya berjudul Perpajakan (2002:46), yang dimaksud dengan Objek pajak adalah Penghasilan yaitu setiap tambahan kemampuan ekonomis diterima atau diperoleh wajib pajak, baik yang berasal dari indonesia maupun dari luar indonesia, yang dapat dipakai untuk konsumsi atau untuk menambah kelayakan wajib pajak yang bersangkutan , dengan nama dan dalam bentuk apapun.

D. Tehnik Penulisan Daftar Rujukan (Pustaka)

Dalam menulis daftar rujukan, maka seorang penulis harus mengacu kepada tatacara pemulisan daftar rujukan yang telah ditentukan dan bisa dipertanggungjawabkan ke_ilmiahannya, sebagaimana tatacara penulisan daftar referensi sebagai berikut;
a. Dari Buku oleh Satu Pengarang
Bambang Riyanto.1984. Dasar-dasar Pembelanjaan Perusahaan. Edisi Kedua. Yogyakarta: Yayasan Badan Penerbit Gajah Mada.
b. Dari Buku oleh Dua Pengarang
Cohen, Morris R, dan Ernest Nagel. 1939. An Introduction to Logic and Scientific Method. New York: Harcourt, Brace & Co.
c. Dari Buku oleh Tiga Pengarang atau Lebih
Sukanto, R., et al. 1980. Business Forecasting, Yogyakarta: Bagian Penerbitan Fakultas Ekonomi UGM.
d. Dari Buku oleh Pengarang yang Sama
Van Horne, James C. 1986. Financial Management and Policy, Ninth Edition, New Jersey: Prentice-Hall International Editions.
_______, 1990. Fundamentals of Financial Management, Sixth Edition, New Jersey: Prentice-Hall Inc.
e. Dari Buku tanpa pengarang
Author’s Guide. 1975. Englewood Cliffs: Prentice-Hall.
Undang-Undang RI No. 7 tahun 1992 tentang Perbankan, Penerbit Handayani, 1992.
f. Buku oleh Lembaga, Pemerintah dan Organisasi Lain
R.I., Majelis Musyawarah Rakyat Sementara. 1966. Hasil-hasil Sidang Umum ke IV Tahun 1966, Jakarta: Departemen Penerangan R.I.
g. Surat Kabar
Artikel tanpa nama penulis
Kompas (Jakarta), 28 Pebruari 1995
Artikel dengan judul dan nama penulis
Allen, Maury. “A Grwowing Union,” New York Post. March 20, 1998. P. 4.
Artikel dengan judul tetapi tanpa penulis
“Terpuruknya Dunia Bisnis Perbankan”, Jawa Pos, 30 September 1998. hal. 3.
h. Jurnal, Buletin, Majalah dan Penerbitan Berkala
Irlan Soejono dan A.T. Birowo. 1976. “Distribusi Pendapatan di Pedesaan Padi Sawah di Jawa Tengah”, Prisma, 1, hal. 26-32
Snitzler, James R. 1958. “How Wholesalers Can Cut Delivery Costs”, Journal of Marketing, 23: pp. 21-28
i. Hasil Penelitian
Faisal Kasryno et al. 1981. Perkembangan Institusi dan Pengaruhnya terhadap Distribusi Pendapatan dan Penyerapan Tenaga Kerja: Studi kasus di Empat Desa di Jawa Barat, Bogor: Studi Dinamika Pedesaan.
j. Kertas Kerja Diskusi Panel, Seminar dan Lokakarya
M. Damiri. 1993. “Perbankan di Indonesia, Suatu Tinjauan Era Deregulasi”, Makalah disampaikan pada Ceramah Deregulasi Perbankan di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Perbanas Surabaya, Surabaya.
Tim Dosen STIE Perbanas Surabaya. 1994. “Upaya Pemerataan Pembangunan Melalui Sektor Moneter”, Makalah Pelengkap Seminar Perbankan, Surabaya.
k. Bahan Tidak Diterbitkan (Mimeographed)
“Perkembangan Sektor Pertanian 1971/1972”. 1972. Jakarta: Departemen Pertanian. (Mimeographed)
l. Skripsi, Tesis dan Disertasi
Ida Triwahyuni. 1994. “Pentingnya Analisis Umur Piutang dalam Hubungannya dengan Pengendalian Outstanding Freight di Divisi Feeder PT. Samudera Indonesia Surabaya”, Skripsi Sarjana tak diterbitkan, STIE Perbanas Surabaya.
m. Artikel dalam Ensiklopedia
Banta, Richard E., “New Harmony”, Encyclopedia Britanica (1968 ed.), Vol, 16, p. 305
n. Wawancara
Burrows, Dr. Lewis. Personal Interview on Puerto Rican Workers in a New York City Hospital, Mt. Sinai Hospital, New York, N.Y., 3 Juni 1998.
o. Terjemahan dari Pengarang Lain
Klinchin, A.I. 1957. Mathematical Foundations of Information Theory, diterjemahkan oleh Silverman, R.A. dan Friedman, M.D. New York: Dover.
p. Internet
Rujukan dari Internet berupa Karya Individual
Donald, P., Harby, L. & Gary , W. 1998. A Study on Agricultural Area Online Journals, 193-1997: The Poverty among the Rich, (Online), (http://journal.ccs.soton. ac.uk/ study.html, diakses 12 Juni 1998).
Rujukan dari Internet berupa Artikel dari Jurnal
Hartono. 1999. Peningkatan Kenerrja Buruh Perusahaan melalui Reward System. Jurnal Manajemen, (Online), Jilid 7, No. 3, (http://www.kalifa.ac.id, diakses 10 Mei 2000).

E. Hal-Hal Yang Penting di Perhatikan Dalam Penulisan Makalah

Agar sebuah makalah mempunyai makna dan isi yang berbobot, maka dalam penulisan makalah perlu memperhatikan beberapa hal sebagaimana berikut;
1. Mempelajari/menganalisa topic yang akan ditulis
2. Menyusun pola pikir yang meliputi; pokok masalah dalam topic dan menentukan ruang lingkup makalah.
3. Pengumpulan bahan-bahan materi penunjang pembahasan makalah (referensi)
4. Memperhatikan; a. penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. b. susunan kalimat yang mudah difahami. c. rangkaian uraian yang berkaitan. d. singkat, padat, tegas, dan jelas dalam uraian. e. tidak “bombastis” atau banyak / panjang kalimatnya tanpa isi yang jelas.
5. Orisinal ide/gagasan
6. Kejujuran dan sportifitas penulisan (tidak banyak kutipan dan mencantumkan referensi)
7. Penulisan secara sistematis (kejelasan alur pikiran antara judul, ruang lingkup, tujuan penulisann, pembahasan, kesimpulan dan saran).
8. Kejelasan pengungkapan permasalahan
9. Ketajaman analisis
10. Kemanfaatan penulisan

F. Penutup

Makalah “tehnik pembuatan makalah” yang sangat sederhana ini kiranya masih jauh dari sempurna, sehingga sangat penting bagi pembaca untuk menyempurnakan pemahamannya dengan mencari referensi lain yang terkait. Trimakasih dan selamat membuat makalah.

Tentang kalifasociety

KALIFA Society Adalah komunitas yang mewadahi individu dan kiprah alumni PMII di Blitar untuk mengembangkan diri, komunitas dan masyarakat. BENTUK ORGANISASI Model Organisasi Komunitas yang Berbadan Hukum Perkumpulan.VISI KALIFA Society: Menjadi komunitas kritis-partisipatif untuk mewujudkan masyarakat yang mutamaddin. MISI KALIFA Society: Melakukan kajian, penelitian, penerbitan, pendidikan, pelatihan, advokasi serta kegiatan lainnya dengan mengedepankan berfikir kritis, bertindak partisipatif untuk mewujudkan komunitas dan masyarakat yang berdaya, beradab, mandiri dan berdaulat. BENTUK ORGANISASI: Model Organisasi Komunitas yang Berbadan Hukum Perkumpulan. Untuk mewujudkan VISI dan melaksanakan MISI, KALIFA akan menjalin hubungan kemitraan dengan pihak manapun, berdasar prinsip kesetaraan dan saling membawa kemanfaatan. AKTIVITAS DAN RUANG LINGKUP: Kajian, Penelitian, Pendidikan Pelatihan, Penerbitan dan Usaha Ekonomi yang didedikasikan pada upaya pengembangan komunitas dan masyarakat, khususnya di Bidang Capacity Building, Pendidikan, Kesehatan, Lingkungan Hidup, Kebijakan Publik dan Ekonomi Kerakyatan. ORIENTASI KALIFA: Segala aktivitas KALIFA diupayakan dapat memberikan kontribusi positif bagi adanya perubahan yang lebih baik pada tingkat individu anggota, komunitas dan masyarakat.
Pos ini dipublikasikan di Gubuk. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s