KADER CEWEK PIMPIN PMII UIB

Mata_Hati//Blitar//06.03.11
Kaderisasi harus menjadi focus utama dalam satu periode kepengurusan PMII UIB, pola kaderisasi formal maupun non formal harus juga disesuaikan dengan lokalitas anggota, Serta pembentukan rayon di seluruh fakultas pun harus segera dilakukan.
Setidaknya, demikianlah beberapa pokok-pokok pikiran yang terlahir dari Rapat Tahunan Komisariat PMII UIB Blitar yang diselenggarakan di Graha pergerakan “KALIFA Society” pada sabtu 5 maret 2011 kemarin. Acara yang dilangsungkan selama satu hari penuh mulai jam 7 pagi sampai dengan jam 5 sore tersebut dihadiri tidak kurang dari 30-an mahasiswa anggota PMII di UIB.

PMII bukanlah partai politik dan ataupun perusahaan profit yang hanya mengejar kekuasaan dan keuntungan materi belaka, tutur salah seorang peserta RTK dalam sidang pleno GBHO. Melainkan PMII adalah organisasi kader dan sehingga kita semua harus menempatkan kaderisasi sebagai jantung organisasi, untuk itu maka kaderisasi harus menjadi prioritas perhatian dari semua agenda-agenda yang akan dirumuskan oleh kepengurusan komisariat PMII UIB satu periode kedepan, lanjut salah seorang peserta tersebut dengan nada yang agak tinggi dengan mengacung-acungkan tangannya kepada pimpinan sidang.

Seringkali terlihat ketegangan dan teriakan keras mewarnai jalannya rapat tahunan tersebut, “perbedaan sudut pandang dalam merumuskan pokok-pokok fikiranlah penyebabnya” tutur asrofi ketua bidang internal PC PMII Blitar yang ditunjuk menjadi pendamping dalam rapat tahunan tersebut, “namun perbedaan cara pandang itu adalah hal yang wajar dan produktif karena akan lebih menyempurnakan gagasan-gagasan yang ada”, tukasnya.

Komisariat PMII UIB yang nota bene menjadi basis anggota PMII di Blitar raya sebenarnya adalah masih tergolong komisariat baru karena baru disahkan menjadi komisariat penuh pada pertengahan 2008 kemarin, meskipun masih tergolong baru tetapi komisariat UIB telah mengalami perkembangan yang drastis baik dalam bidang kuantitas maupun kwalitasnya, salah satunya terbukti dengan peningkatan jumlah anggota dari tahun 2008 tercatat berjumlah 19 anggota dan pada tahun 2010 sudah mencapai 62 an anggota, tutur effendi pratama ketua komisariat PMII UIB periode 2009-2010.

Masih menurut effendi yang juga sebagai penanggungjawab dalam kegiatan rapat tahunan komisariat tersebut menuturkan bahwa; kegiatan rapat tahunan komisariat ini dimaksudkan untuk pertama Melakukan evaluasi perkembangan komisariat dalam bentuk laporan pertanggung jawaban pengurus periode 2009/2010. kedua Menyusun garis besar haluan organisasi atau pokok-pokok fikiran yang diamanatkan untuk satu periode kepengurusan komisariat selanjutnya, ketiga Re organisasi atau pergantian pengurus baru dengan pemilihan ketua komisariat untuk periode 2011-2012.

Sederetan nama-nama calon ketua pun muncul sa’at dilakukan sidang pleno pemilihan ketua umum komisariat PMII UIB, sebagaimana ada tiga nama yang muncul pada tahapan pencalonan yakni; asy’ari (fak. Ekonomi), jihad (fakultas akutansi) dan ilmi (fakultas pendidikan), namun dari ketiga kandidat calon tersebut hanya dua orang yang memenuhi syarat-syarat menjadi calon ketua untuk masuk ke tahapan pemilihan. Yakni; asy’ari (fak. Ekonomi) dan Ilmi (fak. Pendidikan).

Hal yang sangat monumental dan menggemparkan adalah sa’at dibacakannya perolehan akhir dari pemungutan suara. Karena kader cewek lah yang terpilih untuk mengemban amanat menjadi ketua komisariat UIB periode 2011-2012, “generasi kartini telah bangkit di PMII Blitar, terbukti sekian tahun di PMII Blitar belum pernah tercatat ada ketua umum komisariat cewek, semoga dengan terpilihnya ilmia sebagai ketua komisariat UIB yang baru, bisa membangkitkan motifasi seluruh kader putri di PMII blitar” tukas gupron bendahara umum PC PMII Blitar yang juga mengaku menaruh simpati kepada ilmia.

Masih menurut Gufron; Yakni ilmia nafisah yang sering dipanggil ilmi ataupun Mia adalah sosok kader putri PMII yang terkenal berkarakter kritis, komitmen dan mudah bergaul meski kadang-kadang juga cerewet, dalam kesibukan kuliah dan kesehariannya ilmi yang bertempat tinggal di desa slorok garum ini juga masih menyempatkan diri untuk aktif menjadi pengurus kartini club atau sebuah wadah cultural yang baranggotakan khusus kader-kader PMII putri saja. (matahati/pd/)

Tentang kalifasociety

KALIFA Society Adalah komunitas yang mewadahi individu dan kiprah alumni PMII di Blitar untuk mengembangkan diri, komunitas dan masyarakat. BENTUK ORGANISASI Model Organisasi Komunitas yang Berbadan Hukum Perkumpulan.VISI KALIFA Society: Menjadi komunitas kritis-partisipatif untuk mewujudkan masyarakat yang mutamaddin. MISI KALIFA Society: Melakukan kajian, penelitian, penerbitan, pendidikan, pelatihan, advokasi serta kegiatan lainnya dengan mengedepankan berfikir kritis, bertindak partisipatif untuk mewujudkan komunitas dan masyarakat yang berdaya, beradab, mandiri dan berdaulat. BENTUK ORGANISASI: Model Organisasi Komunitas yang Berbadan Hukum Perkumpulan. Untuk mewujudkan VISI dan melaksanakan MISI, KALIFA akan menjalin hubungan kemitraan dengan pihak manapun, berdasar prinsip kesetaraan dan saling membawa kemanfaatan. AKTIVITAS DAN RUANG LINGKUP: Kajian, Penelitian, Pendidikan Pelatihan, Penerbitan dan Usaha Ekonomi yang didedikasikan pada upaya pengembangan komunitas dan masyarakat, khususnya di Bidang Capacity Building, Pendidikan, Kesehatan, Lingkungan Hidup, Kebijakan Publik dan Ekonomi Kerakyatan. ORIENTASI KALIFA: Segala aktivitas KALIFA diupayakan dapat memberikan kontribusi positif bagi adanya perubahan yang lebih baik pada tingkat individu anggota, komunitas dan masyarakat.
Pos ini dipublikasikan di Berita. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s